Kamis, Juli 29Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Penulis: admin

Kemenkop Gaet Perusahaan Besar : Buka Akses Pasar & Digitalisasi UMKM

Kemenkop Gaet Perusahaan Besar : Buka Akses Pasar & Digitalisasi UMKM

Informasi
Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM. Kemenkop UKM mengupayakan agar produk UMKM dapat masuk ke rantai pasok dari perusahaan-perusahaan besar. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan sebagaimana amanat Presiden Joko Widodo, inovasi teknologi pada pelaku UMKM perlu ditingkatkan. Dengan begitu daya saing mereka dapat meningkat sehingga bisa masuk ke rantai pasok. "Dalam UU Cipta Kerja, kita sudah buat ekosistemnya, pengusaha besar diwajibkan bermitra dengan UMKM, dan kita berikan juga stimulus untuk mereka," jelas Teten dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021). Teten mencontohkan pelaku usaha mikro banyak yang bergerak di sektor pangan. Di pas...
UMKM Go Digital : Pemerintah Target 30 Juta

UMKM Go Digital : Pemerintah Target 30 Juta

Informasi
Pemerintah masih berupaya mewujudkan Indonesia 4.0 dengan meningkatkan jumlah UMKM yang masuk ke dunia digital. Target pada tahun ini adalah 30 juta UMKM terdigitalisasi sampai akhir tahun. Dwi Andriani Sulistyowati Asisten Deputi Pengembangan SDM UKM Kementerian Koperasi dan UKM dalam acara 'media briefing #MajuBarengTikTok', Kamis (27/5/2021) memberikan pendapatnya. Menurutnya, era sekarang terdapat banyak tantangan yang tidak hanya membutuhkan respon cepat melainkan juga strategi berstuktur. "Khususnya inovasi dan transformasi digital untuk UKM bangkit di masa pandemi. Pada 2020 terbukti, UMKM yang terhubung dengan platform digital lah yang bertahan," katanya. Ia pun melihat bahwa masih ada gap besar yang harus diisi dalam penetrasi digital UMKM. Ditambah, pasar membutuhka...
Bisnis : Budidaya Tanaman Mint di Masa Pandemi

Bisnis : Budidaya Tanaman Mint di Masa Pandemi

Informasi
Budidaya tanaman mint menjadi salah satu penghasil cuan di masa pandemi. Tanaman ini dipesan untuk memenuhi kebutuhan pasar swalayan hingga restoran. Petani muda memeriksa kadar kualitas nutrisi (ppm) tanaman mint (spearta mentha spicata) di kebun Amatta Farm, Desa Purwadana, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat Pembudidayaan tanaman mint di kebun tersebut dapat menghasilkan 50 kilogram daun tanaman mint per bulan dan dijual dengan harga Rp9 ribu per 50 gram. Tanaman ini dibudidaya untuk memenuhi kebutuhan pasar swalayan modern, kafe dan restoran serta masyarakat.
UMK Binaan Pertamina : Total 51 Naik Kelas, Omzet hingga Rp 100 Juta/Bulan

UMK Binaan Pertamina : Total 51 Naik Kelas, Omzet hingga Rp 100 Juta/Bulan

Informasi
PT Pertamina (Persero) terus mendukung usaha mikro dan kecil (UMK) naik kelas. Tercatat, hingga triwulan pertama tahun 2021 ini telah ada 51 UMK binaan Pertamina yang dinyatakan naik kelas. Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman mengatakan seluruh UMK tersebut dinyatakan naik kelas setelah memenuhi beberapa kriteria UMK naik kelas. "Seperti kenaikan omzet, kapasitas produksi, jumlah pekerja, sertifikasi dan izin usaha, perluasan pemasaran, hingga pelibatan masyarakat sekitar atau sociopreneur," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/5/2021). Dia mengungkapkan seluruh UMK tersebut terdiri dari beberapa sektor. Sektor industri cukup mendominasi sejumlah 27 mitra binaan (MB), disusul sektor perdagangan 17 MB, d...
Saat Geliat Industri Jamu di Tengah Pandemi

Saat Geliat Industri Jamu di Tengah Pandemi

Informasi
Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor penyumbang perekonomian di Bantul. Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bantul mencatat UMKM di Bantul menempati urutan pertama penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengalahkan sektor pertanian. Adapun salah satu industri yang terkenal adalah jamu, yang saat ini semakin berkembang di tengah pandemi dan terus berinovasi. Dusun Kiringan di Canden, Jetis, Bantul menjadi salah satu sentra jamu yang terkenal di Bantul. Hal ini mengingat hampir seluruh ibu-ibu di sana merupakan penjual jamu keliling. Melihat potensi ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bantul akhirnya meresmikan Kiringan sebagai desa wisata. "Awal mulanya kita melihat masyarakat di sana mayoritas jualan jamu. Lalu karena jamu merupakan pro...
UMKM Rempah Dinilai Bisa Sukses Ekspor Asal Perhatikan Kualitas

UMKM Rempah Dinilai Bisa Sukses Ekspor Asal Perhatikan Kualitas

Informasi
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyatakan keyakinannya RI mampu mencetak 500.000 eksportir baru sampai tahun 2030. Berbagai sektor didorong untuk menjadi eksportir baru, tak terkecuali industri rempah-rempah. Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat menyebut rempah-rempah dapat menjadi peluang ekspor karena Indonesia dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah nomor satu di dunia. Tapi hal tersebut tak bisa jadi jaminan, sebab kualitasnya harus diperhatikan agar tidak kalah saing dengan negara lain. "Ini sebenarnya adalah peluang bagi kita. Kalau kita bisa membuat rempah-rempah di Indonesia tidak hanya dari segi jumlah tapi lebih penting segi quality," ungkapnya dalam konferensi pers 500K Eksportir Baru: 'Memacu Ekspor UKM secara virtual, Selasa (20/4/2021). Menurut ...
2 Syarat Utama Bantuan BLT UMKM Rp 1,2 Juta

2 Syarat Utama Bantuan BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Informasi
Pemerintah telah menetapkan kuota penerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM) alias BLT UMKM Rp 1,2 juta yakni untuk 12,8 juta orang. Saat ini, pemerintah sudah memegang data 9,8 juta penerima, dan masih membuka pendaftaran untuk 3 juta penerima baru. Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Eddy Satriya menerangkan, hanya ada dua kriteria bagi pelaku usaha mikro di Indonesia yang ingin menjadi penerima BPUM tersebut. Kriterianya tak jauh berbeda dengan tahun lalu, hanya saja sudah disempurnakan. “Jadi kita berusaha menyempurnakan aturan yang ada dengan maksud membangkitkan UMKM kita,” ujar Eddy dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/4/2021). Kriteria penerima BLT UMKM Rp 1,2 juta tahun ini antara lain: Memiliki surat keterangan berusaha dari RT/RW at...
Tahapan Insentif buat UMKM, Nilainya Rp 122 T

Tahapan Insentif buat UMKM, Nilainya Rp 122 T

Informasi
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM nasional. Pemberian insentif kepada UMKM nasional juga sebagai strategi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari dampak pandemi COVID-19. Berdasarkan catatannya, sekitar 82,9% UMKM merasakan dampak negatif pandemi ini. Hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sekretaris Eksekutif I KPC-PEN, Raden Pardede mengatakan beberapa kebijakan telah diberlakukan pada tahun 2020 dilanjutkan pada tahun 2021. “Tahun lalu, pemerintah telah memberikan bantuan kepada UMKM berupa subsidi bunga KUR, penempatan dana untuk UMKM dan perbankan, dukungan pembiayaan terhadap LPBD, Banpres Produktif yang mencapai...
Holding Baterai : RI Bidik Produksi Baterai 140 GWh di 2030

Holding Baterai : RI Bidik Produksi Baterai 140 GWh di 2030

Informasi
Indonesia Battery Corporation (IBC) resmi dibentuk. Holding baterai kendaraan listrik itu ditargetkan akan memiliki kapasitas produksi baterai mencapai 140 gigawatt hour (GWh) pada 2030. Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan selain digunakan untuk produksi kendaraan listrik di dalam negeri, sebagian dari produksi baterai tersebut juga berpeluang diekspor ke luar negeri. "Total kapasitas baterai yang dihasilkan 140 GWh pada 2030 nanti. Sebanyak 50 GWh dari produksi battery cell ini mungkin akan kami ekspor, sisanya akan digunakan di industri baterai yang nanti memproduksi kendaraan listrik di Indonesia," ujar Pahala dalam konferensi pers ditulis Minggu, (28/3/2021). Empat BUMN yang tergabung dalam IBC yakni Mining and Industry Indonesia (MIND ID), PT Pertamina (Pers...
Cara BI Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah di RI

Cara BI Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah di RI

Informasi
Ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus didorong sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tansformasi ekonomi dan keuangan syarish dilakukan secara optimal untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Perry mengatakan dengan peluncuran Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah (LEKSI) 2020 adalah sebagai bagian dari dukungan nyata Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. "Tema yang diangkat pada laporan tersebut adalah "Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah"," kata dia secara virtual, Rabu (31/3/2021). Menurut Perry tema tersebut dipandang sangat tepat untuk memperkuat momentum pemulihan ekonomi nasional, termasuk ekonomi dan keuangan syariah seiring dengan ada...
Klik untuk mulai WA
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Klik tombol panah kirim untuk memulai...