Selasa, September 22Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Mebel Jepara dan Pasuruan Lebih Mudah Tembus Pasar Dunia

Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO/Food Agriculture Organization) menggandeng Asosiasi Pengrajin Kayu Jepara (APKJ) untuk membantu usaha kecil dan menengah di Jepara dan Pasuruan memenuhi persyaratan legalitas yang ditetapkan dalam Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).

SVLK merupakan sistem yang ditetapkan Pemerintah Indonesia berdasarkan persyaratan legalitas yang diatur dalam Perjanjian Kemitraan Sukarela (FLEGT VPA) . Perjanjian ini ditandatangani oleh Uni Eropa (UE) dan Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT). SVLK memverifikasi bahwa semua produk kayu telah diproduksi sesuai dengan hukum nasional.

Berdasarkan keberhasilan peluncuran sistem SVLK, Indonesia adalah negara pertama di dunia yang mengeluarkan lisensi FLEGT 2016. Namun, tidak semua pelaku industri mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan SLVK, terutama pelaku dari kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Mahalnya biaya sertifikasi dan kurangnya pemahaman tentang SVLK menghambat mereka untuk mendapatkan sertifikasi tersebut.

“Kami bekerja untuk memastikan pembuat furniture tradisional di Indonesia yang sebagian besar merupakan pengusaha kecil dan menengah mampu memenuhi persyaratan SVLK dan mengakses pasar baik domestik maupun internasional,” kata Stephen Rudgard, Perwakilan FAO Indonesia saat pembukaan workshop peningkatan kapasitas pengusaha furniture di Jepara, dikutip dari keterangan pers FAO Senin (21/10/2019)

Proyek ini juga akan melengkapi bantuan yang telah disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu UKM dalam meringankan biaya yang terkait dengan sertifikasi SVLK seperti menyediakan subsidi audit sertifikasi SVLK dan memberikan opsi untuk menggunakan Deklarasi Kesesuaian Pemasok (DKP) dan sertifikasi kelompok.

APKJ juga bermitra dengan Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) dalam proyek ini untuk menilai tingkat kepatuhan SVLK terhadap produsen furnitur mikro dan kecil di Jepara dan Pasuruan.

“Saya ingin mengulangi pesan Presiden Jokowi dalam pidato pelantikannya di mana dia menekankan pentingnya perdagangan mebel dan fokus akan diberikan pada peningkatan kapasitas pekerja kayu dan kinerja UKM untuk mengakses pasar internasional,” kata Yoga Prayoga, kepala Sertifikasi di bawah Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, dikutip dari keterangan pers FAO, Senin (21/10/2019).

Anis Indraini – detikFinance

Klik untuk mulai WA
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Klik tombol panah kirim untuk memulai...