Rabu, Februari 4Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Informasi

Peraturan BEI Bagi UKM yang Mau Masuk Bursa

Peraturan BEI Bagi UKM yang Mau Masuk Bursa

Informasi
Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kesempatan kepada usaha mikro dan kecil (UKM) untuk tercatat di bursa. Hal ini disampaikan I Gede Nyoman Yetna Direktur Penilaian Perusahaan BEI, di BEI Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020). "Buat perusahaan yang kecil dan menengah, kami beri kesempatan dan kami sudah catatkan kemarin. Ada pencatatan khusus untuik UKM dipapan akselerasi," kata Nyoman. Namun demikian, Nyoman menyebut pencatatan dan sistemnya tidak sama dengan saham - saham yang berasal dari perusahaan besar. "Kami dagangkan di board yang berbeda, jadi peraturan pencatatan berbeda, perdagangan berbeda dan pengawasannya juga berbeda," jelas Nyoman. Menurut Nyoman sistem yang berbeda diaplikasikan kepada saham UKM dilakukan untuk melindungi Investor. Ada kode khusus untuk saham ...
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tambah Beban Usaha

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tambah Beban Usaha

Informasi
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dikeluhkan oleh berbagai lapisan masyarakat, tidak terkecuali pengusaha. Iuran yang naik hingga dua kali lipat sejak 1 Januari 2020 dinilai akan memberatkan pelaku usaha. "(Kenaikan iuran BPJS) tentu akan menambah beban usaha," ujar Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S. Lukman kepada Kompas.com, Sabtu (11/1/2020). Menurut Adhi, pelaku usaha akan semakin terberatkan dengan tanggungan iuran pegawainya yang perlu dibayarkan. Apalagi penyesuiaan iuran BPJS juga dibarengi dengan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar 8,51 persen. "Ini semakin banyak beban, apalagi UMP naik terus jauh lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN," kata dia. Adhi mengaku khawatir dengan kenaikan iuran BPJS dan UMP akan berdampak terhad...
Apa Manfaat QR Code (QRIS – QR Code Indonesian Standard)

Apa Manfaat QR Code (QRIS – QR Code Indonesian Standard)

Informasi
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan QR Code? QR Code merupakan serangkaian kode yang memuat data atau informasi identitas pedagang/pengguna, nominal pembayaran, dan/atau mata uang yang dapat dibaca dengan alat tertentu dalam rangka transaksi pembayaran. Sejatinya, ada dua jenis mekanisme transaksi menggunakan QR Code, yaitu Merchant Presented Mode (MPM) di mana pembeli memindai QR Code milik penjual dan Customer Presented Mode (CPM) di mana penjual yang memindai QR Code milik pembeli. MPM Static cocok untuk usaha kecil dan mikro sedangkan MPM Dynamic cocok untuk usaha menengah dan besar. Sedangkan CPM cocok untuk usaha menengah dan besar sebagai komplemen model pembayaran non-tunai yang telah ada. Ada beberapa pihak yang terlibat dalam penggunaan QR Code, salah satunya adala...
Toko Online Diwajibkan Punya Izin Usaha, Teten: UMKM Akan Dimudahkan

Toko Online Diwajibkan Punya Izin Usaha, Teten: UMKM Akan Dimudahkan

Informasi
Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Teten Masduki mengaku telah mempersiapkan UMKM dalam menghadapi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Untuk diketahui, dengan diberlakukannya PP 80/2019 ini maka seluruh pelaku usaha termasuk UMKM yang menggunakan platform digital wajib mendaftarkan izin usahanya kepada pemerintah. "UMKM ini sudah kita mulai persiapannya, jadi kita mulai biasakan mereka menggunakan pembiayaan perbankan, harus sudah mulai dalam bentuk badan usaha, koperasi, hingga PT (Perseroan Terbatas)," ungkap Teten ditemui di SMESCO Tower, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Selain itu, menurut Teten, pihaknya juga akan membangun koordinasi dengan pelaku e-commerce demi mempe...
Pemerintah : Persiapkan Aturan Upah Khusus Buat UMKM

Pemerintah : Persiapkan Aturan Upah Khusus Buat UMKM

Informasi
Pemerintah tengah menyiapkan aturan baru terkait skema pengupahan khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, ke depan upah UMKM tak akan lagi disamaratakan dengan sistem pengupahan bagi tenaga kerja perusahaan besar yang berskala nasional apalagi multinasional. "Ini sudah menjadi bagian yang diusulkan dalam Omnibus Law Cipta Kerja, di mana memang harus ada pengupahan khusus tentang UMKM ini," kata Teten ditemui di Smesco Tower, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Alasannya, kata Teten, skema pengupahan yang berlaku saat ini dianggap memberatkan kalangan pengusaha di sektor UMKM. Sebab, kekuatan permodalan usaha kecil berada jauh di bawah perusahaan nasional dan multinasional tersebut.Terkait ...
Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Informasi
Indonesia dikenal dengan keanekaragaman kopi, bukan hanya kopi robusta atau arabika semata. Bahkan, kopi Indonesia sudah terkenal di mancanegara dan berbanding lurus dengan permintaan ekspor kopi. Namun, keadaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah Usaha Kecil dan Menengah ( UMKM) kopi yang menjadikan dirinya sebuah badan usaha. Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, banyak UMKM kopi yang enggan menjadikan dirinya menjadi sebuah badan usaha karena beberapa hal, antara lain soal mahalnya pajak dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Karena selama ini yang saya lihat, UMKM enggak berani buat punya badan usaha. Kenapa? Dikejar pajak. Dan lagi KUR, 22 persen lho KUR untuk UKM," kata AAGN Puspayoga di Jaka...
Mainan Limbah Segel Plastik, Upaya Kreatif Selamatkan Lingkungan

Mainan Limbah Segel Plastik, Upaya Kreatif Selamatkan Lingkungan

Informasi
Dua orang bocah asyik bermain di sebuah gang Kampung Sodong, Desa Kertajaya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Masing-masing bocah menggenggam mainan berbentuk robot ksatria belalang dan mobil-mobilan. Sekilas, mainan dari itu terlihat seperti hasil pabrikan pada umumnya. Sendi kaki dan tangan mainan itu bisa dilekukkan sehingga bisa membentuk pose yang diinginkan. Mainan robot itu dilengkapi dengan senjata pedang dan tameng. Namun setelah dilihat lebih dekat, mainan serupa lego itu terbuat dari bekas plastik segel tangki yang tak terpakai. Masih terlihat barcode segel yang direka menjadi atribut penghias mainan. Adalah Eka Siswandi (35), pria yang membuat mainan segel plastik itu. Ia memproduksi mainan tersebut di dalam saung kriya yang berada di lanta...
Kokreasi dalam Mengembangkan Bisnis

Kokreasi dalam Mengembangkan Bisnis

Informasi
Pesatnya perkembangan digital saat ini terkadang membuat sebuah brand atau bisnis menjadi kurang relevan bagi kebutuhan konsumen. Popularitasnya cepat menurun karena tidak bisa mengikuti perkembangan tren masa kini. Karenanya dibutuhkan suatu cara untuk meningkatkannya dengan melalui pendekatan sinergi. Bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan peluang ini dapat menjadi solusi menghadapi perkembangan digital yang begitu pesat. Selain dapat memberikan semangat baru juga dapat menciptakan brand yang lebih baik hingga dapat memajukan bisnis ke depan. Di sinilah peran kokreasi hadir menjadi masa depan dalam menjaga agar brand dan bisnis kita tetap relevan di mata konsumen. Konsep kokreasi ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi, yang merupakan sinergi antara dua piha...
Mebel Jepara dan Pasuruan Lebih Mudah Tembus Pasar Dunia

Mebel Jepara dan Pasuruan Lebih Mudah Tembus Pasar Dunia

Informasi
Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO/Food Agriculture Organization) menggandeng Asosiasi Pengrajin Kayu Jepara (APKJ) untuk membantu usaha kecil dan menengah di Jepara dan Pasuruan memenuhi persyaratan legalitas yang ditetapkan dalam Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). SVLK merupakan sistem yang ditetapkan Pemerintah Indonesia berdasarkan persyaratan legalitas yang diatur dalam Perjanjian Kemitraan Sukarela (FLEGT VPA) . Perjanjian ini ditandatangani oleh Uni Eropa (UE) dan Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT). SVLK memverifikasi bahwa semua produk kayu telah diproduksi sesuai dengan hukum nasional. Berdasarkan keberhasilan peluncuran sistem SVLK, Indonesia adalah negara pertama di dunia y...
Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Informasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dikenal dengan keanekaragaman kopi, bukan hanya kopi robusta atau arabika semata. Bahkan, kopi Indonesia sudah terkenal di mancanegara dan berbanding lurus dengan permintaan ekspor kopi. Namun, keadaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah Usaha Kecil dan Menengah ( UMKM) kopi yang menjadikan dirinya sebuah badan usaha. Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, banyak UMKM kopi yang enggan menjadikan dirinya menjadi sebuah badan usaha karena beberapa hal, antara lain soal mahalnya pajak dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Karena selama ini yang saya lihat, UMKM enggak berani buat punya badan usaha. Kenapa? Dikejar pajak. Dan lagi KUR, 22 persen lho KUR untuk UKM," kata AAGN Puspayoga di Jakarta, Jumat (20/9/2019). ...