Jumat, September 24Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Strategi Pemerintah Pulihkan dan Bantu UMKM

 30 total views,  2 views today

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian BUMN berperan aktif memberdayakan UMKM agar naik kelas bahkan bisa go internasional. Pada agenda Indonesia UMK Forum pekan lalu, Pertamina dan beberapa pihak terkait menjabarkan peran aktifnya untuk membantu UMK naik kelas.

Forum tersebut dibuka oleh Kementerian Koperasi dan UMKM yang diwakili oleh Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM, Fiki Satari. Dalam pemaparannya, Fiki menegaskan UMKM merupakan tulang punggung ekonomi bangsa yang banyak menyerap tenaga kerja.

“UMKM di Indonesia menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bangsa. Sebab, sektor ini memiliki 99% populasi usaha, telah menyerap sekitar 97% tenaga kerja, menyumbang 60% PDB Nasional, 58% investasi nasional, 22% digitalisasi UMKM, dan sebanyak 14% di antaranya telah berkontribusi di bidang ekspor,” jelas Fiki dalam keterangan tertulis, Rabu (25/8/2021).

Peran pemerintah saat ini, imbuh Fiki, adalah fokus untuk mendesain program pemulihan ekonomi nasional khusus klaster UMKM, dengan memberikan bantuan dalam hal suplai bahan baku, pembiayaan, relaksasi, diskresi, hingga stimulus.

“Dan banyak program relaksasi lain dihadirkan untuk membantu UMKM di Indonesia agar segera bangkit dari dampak pandemi,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menambahkan, Kementerian BUMN juga turut mengambil peran dalam pembinaan UMK ini. Tercatat hingga tahun 2020, terdapat sekitar 530 ribu UMKM yang menjadi binaan BUMN.

“Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung kemajuan UMKM nasional,” katanya

Kementerian BUMN beberapa program seperti Rumah BUMN (RB) untuk membawa UMKM menjadi naik kelas dengan 3 tahapan yakni Go Modern, Go Digital, dan Go Global. Saat ini jumlah RB di seluruh Indonesia mencapai 245 dengan UMK terdaftar lebih dari 530 ribu unit UMKM.

“Selanjutnya terdapat program PaDi (Pasar Digital) UMKM sebagai program pengadaan atau tender besar yang hanya boleh diikuti oleh sektor UMKM,” imbuh Arya.

Salah satu peran Kementerian BUMN dalam memberdayakan UMKM salah satunya dilaksanakan oleh Pertamina. Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan, sejak tahun 1993 hingga saat ini, sudah ada lebih dari 65 ribu UMK binaan Pertamina yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Selain memberikan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan, Pertamina juga mengambil peran untuk membangun ketangguhan dari usaha mikro kecil. Ini menjadi salah satu strategi adaptif yang kita terapkan kepada mitra binaan untuk bisa bertahan di era pandemi seperti saat ini,” tuturnya.

Angga Laraspati – detikFinance

Klik untuk mulai WA
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Klik tombol panah kirim untuk memulai...