Rabu, Februari 4Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Informasi

BUMN : Berdayakan 164 Mitra UMKM, Pertamina Produksi APD sampai Disinfektan

BUMN : Berdayakan 164 Mitra UMKM, Pertamina Produksi APD sampai Disinfektan

Informasi
PT Pertamina (Persero) memberdayakan 164 mitra binaan dan 420 UMKM Rumah Kreatif BUMN (RKB) di seluruh Indonesia untuk memproduksi berbagai kebutuhan penanganan COVID-19 yang akan disalurkan ke berbagai rumah sakit, puskesmas, posko Satgas COVID-19, serta masyarakat umum. Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyatakan mitra binaan Pertamina telah memproduksi berbagai produk yang dibutuhkan dalam penanganan COVID-19 antara lain masker, APD/Hazmat, Hand Sanitizer, disinfektan dan wastafel portable. Selain itu, Pertamina juga memberdayakan mitra binaan yang memproduksi kebutuhan logistik, makanan dan minuman, hingga produk herbal seperti jahe merah serta madu yang dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. "Pertamina ingin terus memb...
Kisah : Penjahit di Banyuwangi Garap Pesanan Sejuta Masker

Kisah : Penjahit di Banyuwangi Garap Pesanan Sejuta Masker

Informasi
Penjahit kampung dan UMKM konveksi menyerahkan pesanan masker kain dari Pemkab Banyuwangi. Dari total pesanan 1 juta masker, 500 ribu masker tahap pertama tuntas pekan ini. Sebanyak 130.000 masker yang selesai dikemas telah diserahkan ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi dan bakal langsung dibagikan gratis ke masyarakat. Penyerahan masker itu dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi M. Mikroj, Selasa (28/4/2020). Salah seorang pelaku konveksi asal Desa Tembokrejo, Muncar, Wijayanti mengaku lega bisa menyelesaikan pesanan 10.000 masker dari Pemkab Banyuwangi dalam waktu relatif singkat. Dia bekerja lembur, bahkan ha...
UMKM : Jalur Pantura Subang Sedih Imbas Larangan Mudik

UMKM : Jalur Pantura Subang Sedih Imbas Larangan Mudik

Informasi
Larangan Mudik Sudah diberlakukan pemerintah hingga adanya penyekatan yang digelar petugas di sejumlah titik. Larangan ini dilakukan sebagai langkah pemerintah untuk menekan penyebaran Corona yang dikhawatirkan dibawa oleh pemudik di wilayah zona merah 'Jabodetabek' ke kampung halaman para pemudik.Namun kondisi ini menjadi hantaman bagi para pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) di sepanjang jalur mudik Pantura. Mereka harus gigit jari lantaran pemudik yang sepi melintas jalur favorit menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur itu."Dampaknya kerasa banget, jualan sangat sepi. Kalau lagi ramai mah minimal bisa dapat Rp 1,5 juta sekarang paling dapat Rp. 200 ribu per hari. Satu mobil aja bisa belanja sampai Rp. 500 ribu motor bisa Rp 150 ribu," ujar pedagang oleh-oleh dan cemilan Susila...
Wabah Corona : Pelaku UMKM Blitar Minta Penundaan Cicilan Kredit Tiga Bulan

Wabah Corona : Pelaku UMKM Blitar Minta Penundaan Cicilan Kredit Tiga Bulan

Informasi
Wabah corona mengakibatkan efek domino di semua sendi kehidupan. Termasuk usaha masyarakat kecil yang menggantungkan modal dari pinjaman perbankan. Mereka sangat berharap, ada keringanan atau penundaan membayar cicilan sampai tiga bulan ke depan. Seperti di Blitar Raya, tiap bulan sekitar 300 pelaku UKM baru dan bertumbuh. Sebagian besar pelaku UKM ini dari kalangan millenial yang ingin mandiri dengan punya usaha sendiri. Setidaknya, ada sebanyak 5000 UKM yang produktif dalam seleksi alam dalam berbisnis. Namun mereka mulai menahan nafas ketika datang wabah corona. Sejak Februari tahun ini, mereka mulai membatasi jumlah produksi. Ini karena banyak lokasi wisata yang sepi, bahkan perlahan tapi pasti menutup tempat usahanya. Ketua Forum UKM Blitar Raya, Hendri Christiawan...
Imbas Corona : Omzet UKM Anjlok 70%

Imbas Corona : Omzet UKM Anjlok 70%

Informasi
Perkembangan Virus Corona (COVID-19) di Indonesia sudah semakin masif, termasuk di Jakarta. Sampai dengan hari ini, angka tingkat kematian di Indonesia karena virus ini mencapai 8,3% yang notabene dua kali lipat angka rata-rata dunia. Lebih dari itu, sektor perekonomian pun tampak terus lesu terutama di Jakarta yang paling kelihatan dampaknya. Oleh karena itu, HIPMI JAYA sebagai organisasi yang menaungi pengusaha muda, ingin meminta bantuan kebijakan pemerintah agar tidak banyak pengusaha yang gulung tikar. "Pengusaha milenial dan rumahan menjerit karena omzet sudah berkurang 70% sejak seminggu terakhir terutama di Jakarta dan Bali," kata Ketua Umum HIPMI JAYA, Afifuddin Suhaeli KallaMelihat tren dari negara lain, Indonesia baru di posisi awal virus ini sehingga waktunya tida...
Menkop : Mengajak UKM Terapkan Prosedur Pencegahan Corona

Menkop : Mengajak UKM Terapkan Prosedur Pencegahan Corona

Informasi
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyerukan kepada para pelaku usaha kecil menengah (UKM) agar melakukan antisipasi penyebaran virus corona di tempat usaha. Teten menjabarkan prosedur yang dapat diterapkan untuk menjaga keamanan pengusaha dan konsumen dari paparan virus Covid-19 tersebut. Para pengusaha, kata Teten, harus menyediakan hand sanitizer agar para pelanggan bisa membersihkan tangan mereka. Selanjutnya, sediakan plastik klip, usahakan berbahan organik guna membungkus ponsel pelanggan. Selain itu, para staf di tempat usaha perlu menggunakan masker dan sarung tangan sekali pakai dalam rangka menjaga kebersihan. “Pastikan ada jarak antar konsumen, baik dalam antrean atau antar meja dan kursi konsumen, minimal satu meter,” ujar Teten dalam keterangan tertulis...
Pajak : UMKM Kini Bisa Belajar Bayar Pajak Lewat Aplikasi

Pajak : UMKM Kini Bisa Belajar Bayar Pajak Lewat Aplikasi

Informasi
Google Indonesia memiliki aplikasi bernama Google Primer untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) belajar pajak. Dalam hal ini Google bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan pelajaran baru seputar pajak. Managing Director Google Indonesia, Randy Yusuf mengatakan terdapat 127 jenis pelajaran berbahasa Indonesia yang tersedia di aplikasi ini. Mulai dari cara untuk belajar bisnis, mengembangkan keterampilan pemasaran digital, hingga baru-baru ini pelajaran soal pajak. "Pada tahun 2017 Google meluncurkan aplikasi seluler bernama Primer. Sekarang Primer sudah mempunyai 127 pelajaran dalam bahasa Indonesia termasuk juga cara memulai bisnis, bikin situs, dan sebagainya. Hari ini kami ingin mengumumkan bahwa pelajaran pajak sudah tersedia di aplikasi Primer,"...
Support : Ketua MPR Dorong Kalangan Milenial Majukan Dunia UMKM

Support : Ketua MPR Dorong Kalangan Milenial Majukan Dunia UMKM

Informasi
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bisnis UMKM terutama di jasa kuliner memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Oleh karenanya, ia menaruh harapan terhadap milenial yang mau bergelut di dunia usaha, khususnya di sektor UMKM sebagai penggerak sektor riil yang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. "Sepanjang Januari-September 2019, Kementerian Perindustrian mencatat bisnis makanan dan minuman mampu membuka lapangan pekerjaan bagi 5,2 juta orang, dengan nilai investasi yang dihasilkan mencapai Rp 41,43 triliun. Pertumbuhannya stabil di kisaran 7,78% terhadap PDB nasional," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2020). Ketua Umum Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDIN Indonesia) ini menilai bisnis makanan dan minuman tak akan per...
Bursa : Syarat UKM Bisa Masuk Pasar Modal

Bursa : Syarat UKM Bisa Masuk Pasar Modal

Informasi
Pelaku usaha dengan aset kecil atau biasa disebut usaha kecil menengah (UKM) sudah bisa memperoleh kemudahan masuk pasar modal. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengeluarkan papan akselerasi. Papan akselerasi merupakan wadah pencatatan baru untuk perusahaan menengah dan kecil yang ingin masuk ke pasar modal. Tentunya untuk masuk pasar modal ini ada syaratnya. Direktur Penilaian Keuangan OJK, I Made bagus Tirthayatra mengatakan ada beberapa syarat untuk calon UKM yang akan menawarkan sahamnya secara umum atau Initial Public Offering (IPO). Pertama, sahamnya telah ditawarkan kepada lebih dari 100 orang atau telah dijual ke lebih dari 50 orang di pasar tunai. Saham itu ditawarkan dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar dan dalam batas waktu 12 bul...
Wabah : Heboh Virus Corona, Bagaimana Nasib Produk Ekspor UKM?

Wabah : Heboh Virus Corona, Bagaimana Nasib Produk Ekspor UKM?

Informasi
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki enggan berkomentar soal dampak kemunculan virus Corona pada dunia UMKM dalam negeri. Teten beralasan pernyataan berkaitan Corona di tangan Menlu. "Terkait Corona dan dunia internasional itu diserahkan Menlu. Jadi saya tidak boleh ngomong," kata Teten saat ditanya wartawan di sela kunjungan ke PT Wisanka, Ceper, Klaten, Senin (3/2/2020) siang. Teten mengatakan soal penjelasan Corona diserahkan Menlu. Jadi wartawan diminta meminta penjelasan ke Menlu. " Ke Menlu, Menlu. Sudah ada koordinasi, saya tidak boleh ngomong," lanjut Teten. Meskipun enggan mengomentari Corona tetapi Teten menilai di tengah perang dagang Cina dan Amerika ada kesempatan baik bagi sektor furniture. Kesempatan terutama dalam meningkatkan ekspor. " Ketika ada peran...