Senin, Agustus 10Selamat datang di Mesin Cah Bagus
Shadow

Informasi

Pemerintah : Persiapkan Aturan Upah Khusus Buat UMKM

Pemerintah : Persiapkan Aturan Upah Khusus Buat UMKM

Informasi
Pemerintah tengah menyiapkan aturan baru terkait skema pengupahan khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, ke depan upah UMKM tak akan lagi disamaratakan dengan sistem pengupahan bagi tenaga kerja perusahaan besar yang berskala nasional apalagi multinasional. "Ini sudah menjadi bagian yang diusulkan dalam Omnibus Law Cipta Kerja, di mana memang harus ada pengupahan khusus tentang UMKM ini," kata Teten ditemui di Smesco Tower, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Alasannya, kata Teten, skema pengupahan yang berlaku saat ini dianggap memberatkan kalangan pengusaha di sektor UMKM. Sebab, kekuatan permodalan usaha kecil berada jauh di bawah perusahaan nasional dan multinasional tersebut.Terk...
Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Informasi
Indonesia dikenal dengan keanekaragaman kopi, bukan hanya kopi robusta atau arabika semata. Bahkan, kopi Indonesia sudah terkenal di mancanegara dan berbanding lurus dengan permintaan ekspor kopi. Namun, keadaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah Usaha Kecil dan Menengah ( UMKM) kopi yang menjadikan dirinya sebuah badan usaha. Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, banyak UMKM kopi yang enggan menjadikan dirinya menjadi sebuah badan usaha karena beberapa hal, antara lain soal mahalnya pajak dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Karena selama ini yang saya lihat, UMKM enggak berani buat punya badan usaha. Kenapa? Dikejar pajak. Dan lagi KUR, 22 persen lho KUR untuk UKM," kata AAGN Puspayoga di...
Mainan Limbah Segel Plastik, Upaya Kreatif Selamatkan Lingkungan

Mainan Limbah Segel Plastik, Upaya Kreatif Selamatkan Lingkungan

Informasi
Dua orang bocah asyik bermain di sebuah gang Kampung Sodong, Desa Kertajaya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Masing-masing bocah menggenggam mainan berbentuk robot ksatria belalang dan mobil-mobilan. Sekilas, mainan dari itu terlihat seperti hasil pabrikan pada umumnya. Sendi kaki dan tangan mainan itu bisa dilekukkan sehingga bisa membentuk pose yang diinginkan. Mainan robot itu dilengkapi dengan senjata pedang dan tameng. Namun setelah dilihat lebih dekat, mainan serupa lego itu terbuat dari bekas plastik segel tangki yang tak terpakai. Masih terlihat barcode segel yang direka menjadi atribut penghias mainan. Adalah Eka Siswandi (35), pria yang membuat mainan segel plastik itu. Ia memproduksi mainan tersebut di dalam saung kriya yang berada di lant...
Kokreasi dalam Mengembangkan Bisnis

Kokreasi dalam Mengembangkan Bisnis

Informasi
Pesatnya perkembangan digital saat ini terkadang membuat sebuah brand atau bisnis menjadi kurang relevan bagi kebutuhan konsumen. Popularitasnya cepat menurun karena tidak bisa mengikuti perkembangan tren masa kini. Karenanya dibutuhkan suatu cara untuk meningkatkannya dengan melalui pendekatan sinergi. Bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan peluang ini dapat menjadi solusi menghadapi perkembangan digital yang begitu pesat. Selain dapat memberikan semangat baru juga dapat menciptakan brand yang lebih baik hingga dapat memajukan bisnis ke depan. Di sinilah peran kokreasi hadir menjadi masa depan dalam menjaga agar brand dan bisnis kita tetap relevan di mata konsumen. Konsep kokreasi ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi, yang merupakan sinergi antara dua pih...
Mebel Jepara dan Pasuruan Lebih Mudah Tembus Pasar Dunia

Mebel Jepara dan Pasuruan Lebih Mudah Tembus Pasar Dunia

Informasi
Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO/Food Agriculture Organization) menggandeng Asosiasi Pengrajin Kayu Jepara (APKJ) untuk membantu usaha kecil dan menengah di Jepara dan Pasuruan memenuhi persyaratan legalitas yang ditetapkan dalam Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). SVLK merupakan sistem yang ditetapkan Pemerintah Indonesia berdasarkan persyaratan legalitas yang diatur dalam Perjanjian Kemitraan Sukarela (FLEGT VPA) . Perjanjian ini ditandatangani oleh Uni Eropa (UE) dan Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT). SVLK memverifikasi bahwa semua produk kayu telah diproduksi sesuai dengan hukum nasional. Berdasarkan keberhasilan peluncuran sistem SVLK, Indonesia adalah negara pertama di d...
Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Informasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dikenal dengan keanekaragaman kopi, bukan hanya kopi robusta atau arabika semata. Bahkan, kopi Indonesia sudah terkenal di mancanegara dan berbanding lurus dengan permintaan ekspor kopi. Namun, keadaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah Usaha Kecil dan Menengah ( UMKM) kopi yang menjadikan dirinya sebuah badan usaha. Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, banyak UMKM kopi yang enggan menjadikan dirinya menjadi sebuah badan usaha karena beberapa hal, antara lain soal mahalnya pajak dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Karena selama ini yang saya lihat, UMKM enggak berani buat punya badan usaha. Kenapa? Dikejar pajak. Dan lagi KUR, 22 persen lho KUR untuk UKM," kata AAGN Puspayoga di Jakarta, Jumat (20/9/201...
MUI Waswas Sertifikasi Halal Bikin UMKM Kalah Saing

MUI Waswas Sertifikasi Halal Bikin UMKM Kalah Saing

Informasi
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkhawatirkan kewajiban sertifikasi halal pada seluruh produk di tanah air memberatkan para pelaku Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM) tanah air. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama memastikan seluruh produk, termasuk hasil produksi UMKM wajib bersertifikat halal mulai 17 Oktober 2019. "Ini jangan sampai penerapan ini kemudian mengganggu laju pertumbuhan UMKM, atau bahkan terjadinya banjir produk masuk UMKM dari luar. Itu yang harus kita antisipasi," kata Ketua MUI Bidang Ekonomi, Lukmanul Hakim di Gran Sahid Hotel, Jakarta, Sabtu (21/9/2019). Lukmanul menceritakan, proses penerbitan label halal dari MUI bagi sebuah produk selama ini bisa diproses kurang lebih selama 43 hari. Dengan adanya ke...
Melihat Industri Kerajinan Kulit di Desa Masin Batang

Melihat Industri Kerajinan Kulit di Desa Masin Batang

Informasi
Sebuah Desa di Kabupaten Batang, Jawa Tengah tetap bertahan menjadi sentra kerajinan kulit di tengah persaingan industri pabrikan saat ini. Untuk tetap bertahan dan mampu bersaing dengan industri pabrik, perlu adanya perhatian dari pemerintah. Sentra kerajinan yang telah berkembang secara turun-temurun ini nyatanya tak banyak pemuda yang meneruskannya.Untuk itu Pemerintah Desa gencar melakukan berbagai pelatihan-pelatihan ke generasi muda. Selain itu dukungan juga hadir dari Pemkab Batang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) agar pemasarannya tetap bisa menembus dan mampu bersaing. https://www.youtube.com/watch?v=XaneUkcwPlg Tribun Jateng TV
7 Manfaat Kerupuk yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Kerupuk yang Jarang Diketahui

Informasi
Kerupuk adalah makanan pendamping yang sering dikonsumsi dan digemari hampir setiap orang. Salah satu kerupuk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah kerupuk uyel atau kerupuk kaleng yang bisa dibeli di warung kelontong atau tersedia di warung makan. Namun masih ada banyak jenis kerupuk, seperti kerupuk udang, kerupuk bawang dan berbagai jenis kerupuk lainnya. Meski makanan pendamping, adakah manfaat kerupuk bagi kesehatan tubuh? Selengkapnya simak penjelasan kandungan nutrisi kerupuk dan manfaat makan kerupuk di bawah ini. Kandungan Gizi Kerupuk Berikut ini kandungan nutrisi dari berbagai jenis kerupuk yang sering dikonsumsi sebagai camilan atau pendamping makanan: 1. Kerupuk makanan ringan Satu kerupuk bundar mengandung kalori 15 kkal, lemak 0,76 gram, karbo...
5 Manfaat Madu untuk Kesehatan

5 Manfaat Madu untuk Kesehatan

Informasi
1. Ringankan alergi Madu telah terbukti memiliki sifat antiperadangan sehingga beberapa ahli percaya ia juga bisa digunakan untuk meringankan gejala alergi. dr Matthew Brennecke dari Rocky Mountain Wellness Center mengatakan meski belum ada studi klinis yang membuktikan efikasinya di dalam madu terdapat sedikit serbuk sari bunga sehingga bisa jadi vaksin alami. Serbuk sari adalah salah satu benda yang diketahui umum menjadi pemicu alergi sehingga secara teori bila seseorang dipaparkan dalam dosis kecil maka lama-lama tubuhnya akan membentuk antibodi. "Setelah paparan berulang, Anda seharusnya sudah membangun cukup antibodi sehingga tubuh jadi lebih terbiasa dengan kehadiran serbuk sari membuat berkurangnya produksi histamin dan mengurangi reaksi alergi," kat...
Klik untuk mulai WA
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Hallo !!! Ada yang bisa dibantu
Klik tombol panah kirim untuk memulai...